http://bse.kemdiknas.go.id/index.php/buku/details/20112409141535/download
Study Of Sains
Kamis, 17 Januari 2013
Soal Pilihan Ganda
1.
Kemampuan ekolaksi untuk mencari makanan
terdapat pada hewan ?
a.
ikan
b.
burung
c.
unta
d.
kelelawar
2.
Pada tumbuhan kaktus , dimanakah air disimpan ?
a.
bunga
b.
akar
c.
batang
d.
buah
3.
Apakah kemampuan yang dimiliki ikan pemanah
dalam menagkap mangsanya ?
a.
menyemburkan air
b.
melepaskan sirip
c.
membunuh magsa
d.
memutuskan ekor
4.
Cicak memiliki lapisan perekat pada telapak kaki
untuk ?
a.
menangkap mangsa
b.
merayap di dinding
c.
memikat serangga
d.
menjebak musuh
5.
Apakah salah satu ciri yang dimiliki burung
hantu ?
a.
lidah yang panjang dan lengket
b.
dapat memutuskan ekor
c.
bulu dan warna yang indah
d.
mata dan pendengaran yang tajam
6.
Apakah ciri khusus yang dimiliki bunglon
a.
lidah yang panjang dan lengket
b.
dapat menyemburkan air
c.
dapat memutuskan ekor
d.
mempunyai punuk
7.
Hewan yang berkembangbiak dengan bertunas yaitu
?
a.
protozoa
b.
hydra
c.
amfibi
d.
reptil
8.
Alat betina yang menghasilkan telur yaitu ?
a.
testis
b.
embrio
c.
ovume
d.
ovarium
9.
Kulit telur yang keras di sebut ?
a.
cangkang
b.
uterus
c.
ovum
d.
mamalia
10.
Cara berkembangbiak dengan melahirkan disebut ?
a.
membelah diri
b. ovipar
c. vivipar
d. ovoviipar
11.
Hewan air apakah yang berkembangbiak dengan
melahirkan ?
a.
katak
b.
Lumba-lumba
c.
Ikan emas
d.
Ikan mujaer
12.
Contoh jenis hewan bertlur yang memiliki
kelenjar susu adalah ?
a.
cicak
b.
ayam
c.
paltipus
d.
kucing
13.
Pada jamur tempe, sepongriumterletak pada ujung
......yang menggembung ?
a.
rizoid
b.
hifa
c.
geragih
d.
kontiledon
14.
Disebut apakah batang yang tumbuh menjalar di
atas atau di bawah permukaan tanah ?
a.
geragih
b.
umbi bakar
c.
spora
d.
tunas
15.
Bila serbuk sari dari suatu bunga jatuh ke
kepala putik bunga itu sendiri, dinamakan penyerbukan ?
a.
bastar
b.
silang
c.
sendiri
d.
tetangga
16.
Untuk membunuh hama dan penyakit yang merusak
tanaman biasanya petani menggunakan ?
a.
belerang
b.
hewan laut kehilangan tempat tinggal
c.
tanah menjadi subur
d.
pertumbuhan hewan semakin menigkat
17.
Terbentuk dari apakah trumbu karang ?
a.
kumpulan rumput laut
b.
kumpulan kerangka bunga karang yang telah mati
c.
kumpulan kerangka ikan
d.
dari sampa-sampah laut
18.
Apakah kegunaan pupuk bagi tanaman ?
a.
membunuh hama
b.
menyediakan mineral yang diperlukan
c.
membunuh tikus
d.
menyembuhkan penyakit
19.
Menggukan bahan pengganti dari tumbuhan, hewan
ternak, atau sintesis, merupakan ?
a.
memusnahkan hewan yang ada
b.
merusak lingkungan
c.
membunuh hewan
d.
mencegah kepunahan hewan
20.
Pupuk yang terbuat dari kotoran hewan ternak
adalah ?
a.
pupuk kandang
b.
pupuk organik
c.
pupuk buatan
d.
pupuk pabrik
Rabu, 16 Januari 2013
Soal Isai
1.
Kemampuan ekologi adalah ?
2.
Kemampuan ekolokasi untuk mencari
makanan terdapat pada hewan ?
3.
Apakah yang dimaksud dengan hewan
mamalia ?
4.
Yang termasuk perkembagbiakan tumbuhan
secara vegentatif buatan adalah ?
5.
Batang tanaman singkong bagian bawahdipotong
menyerong kemudian ditanah yang subur dan di beri peneduh dan disiram. Kegiatan
tersebut merupakan salah satu contoh cara perkembangbiakan dengan cara ?
6.
Perkembagbiakan tumbuhan secara
generatif terjadi melalui ?
7.
Disebut apakah batang yang tumbuh
menjalar di atas atau di bawah permukaan tanah ?
8.
Apakah yang diburu dari badak ?
9.
Dari manakah bakal tunas mendapatkan
sumber makanan pada awal pertumbuhannya ?
10.
Apakah yang dimaksud dengan kotiledon ?
MATERI 1
CIRI-CIRI KHUSUS MAKHLUK HIDUP
Tuhan Yang Maha Kuasa telah menciptakan semua makhluk hidup
yang ada di bumi ini dengan memiliki kelebihan masing-masing. Setiap kelebihan
yang dimiliki makhluk hidup digunakan agar dapat tetap hidup di bumi ini. Kelebihan
atau keistimewaan makhluk hidup tersebut kita kenal dengan ciri khusus.
A. Ciri Khusus pada Hewan
1. Cicak
Cicak termasuk hewan melata. Ciri khusus yang dimiliki cicak
adalah: a. memiliki sistem perekat pada telapak kakinya. Dengan sistem perekat
ini cicak dapat merayap pada dinding,tembok,atau langit-langit untuk memburu
serangga (nyamuk,laron,lalat) sebagai makanannya. b. kemampuan memutuskan
ekornya,untuk menyelamatkan diri dari musuhnya atau bahaya yang mengancam
cicak. Memutuskan ekor pada cicak disebut autotomi. c. memiliki lidah yang
panjang dan lengket, sehingga dapat menangkap mangsa berupa serangga yang
terbang.
2. Bunglon
Bunglon merupakan hewan yang gerakannya lambat. Makanan
bunglon berupa serangga-serangga kecil seperti: belalang,capung,dan jangkrik.
Ciri khusus yang dimiliki bunglon adalah: Bunglon dapat menyamarkan warna kulit
tubuhnya menyerupai lingkungan tempatnya tinggal (batang pohon,daun) bertujuan
untuk mengelabui mangsanya, dan untuk berlindung dari musuh alaminya. Kemampuan
untuk menyamarkan/mengubah warna kulit menyerupai lingkungan tempatnya tinggal
disebut mimikri. Bunglon juga memiliki lidah yang panjang dan lengket, untuk
menangkap mangsanya.
3. Kelelawar
Kelelawar merupakan satu-satunya mamalia (hewan menyusui)
yang dapat terbang. Sayap tersebut membentang di antara tulang lengan,kaki,dan
ekor. Kelelawar mencari makanan pada malam hari. Pada siang hari hewan ini
tidur. Kelelawar ternyata mengandalkan ketajaman indra penciuman dan
pendengarannya. Kelelawar memancarkan bunyi berfrekuensi tinggi melalui
mulutnya. Bunyi yang dipancarkan oleh kelelawar akan dipantulkan oleh
benda-benda di sekitarnya. Pantulan gema(sonar) ini akan ditangkap oleh telinga
kelelawar sebagai alat pendeteksi/sensor. Dengan alat pendeteksi ini kelelawar
dapat: 1. Mengetahui letak benda atau mangsanya. 2. Menghindari benda yang
menghalanginya. Kemampuan kelelawar mengetahui lingkungan sekitar dengan
menggunakan sistem sonar dikenal dengan istilah ekolokasi. Indra penciuman
kelelawar yang tajam juga sangat membantu kelelawar dalam mencari mangsa di
malam hari. Kebanyakan kelelawar memakan serangga. Ada pula yang memakan
buah-buahan,madu,ikan,mamalia kecil, dan reptil. Bahkan di Amerika Selatan
dijumpai jenis kelelawar penghisap darah.
4. Unta
Unta hidup di padang pasir yang kering dan gersang. Unta
mampu berjalan dalam waktu yang lama tanpa makan dan minum. Unta memiliki punuk
pada punggungnya. Ada unta yang memiliki satu punuk ada juga yang mempunyai dua
punuk. Punuk berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan. Punuk unta berisi
lemak dan air. Bila lemak dan air habis terpakai, punuk menjadi mengkerut dan
lemas. Rambut unta yang tebal melindungi dari sengatan panas matahari. Perut
unta yang besar mampu menyimpan rumput dan air yang sangat banyak. Unta hampir
tidak mengeluarkan keringat, dan membuang kotoran dalam jumlah yang sangat
sedikit. Unta sangat berhemat dalam mengeluarkan air dari dalam tubuhnya.
Bahkan cairan yang keluar dari hidung pun dimasukkan lagi ke dalam mulutnya.
5. Bebek
Bebek adalah hewan yang hidup di darat, namun untuk mencari
makan, bebek biasanya berada di air. Ciri khusus yang dimiliki bebek adalah
paruh yang agak panjang dan lebar pada bagian ujungnya. Agar tubuhnya tidak
basah jika terkena air waktu mencari makan di kolam atau danau yang dangkal,
bulu bebek dilapisi oleh minyak, sehingga air pada bulu cepat hilang ketika
bebek mengibas-ngibaskan badannya. Ciri khusus yang lain adalah kaki yang
berselaput, sehingga bebek dapat berenang dengan mudah.
B. Ciri Khusus pada Tumbuhan
1. Teratai
Teratai termasuk tumbuhan yang hidup di air (hidrofit). Daun
teratai umumnya berbentuk bulat. Ada jenis teratai yang diameter daunnya
mencapai 1-2 meter. Daun yang lebar ini memudahkan penguapan air serta
fotosintesis. Tanaman teratai tumbuh dari dasar air. Tangkai daun cenderung
tumbuh menjalar, sehingga helai daun selalu terlihat mengapung. Tangkai bunga
cenderung tumbuh tegak sehingga bunga teratai dapat muncul dan menyembul dari
permukaan air. Akar tanaman teratai tumbuh di dasar air batangnya berada di
dalam air. Bunga teratai memiliki banyak lapisan kelopak. Cara perkembangbiakan
dengan biji dan tunas.
2. Kantung Semar dan Venus
Kantung semar merupakan tumbuhan pemangsa daging. Seperti
tumbuhan lainnya, kantung semar membuat makanannya sendiri dengan fotosintesis.
Tumbuhan kantung semar berbentuk seperti piala, hidup di rawa-rawa yang
kandungan nitrogennya sangat sedikit. Kebutuhan nitrogen dicukupi dari serangga
yang menjadi makanannya. Dinding dalam kantong semar bersifat licin dan mengeluarkan
nektar (bahan madu) yang dapat menarik serangga. Serangga yang menghisap nektar
akan tergelincir masuk ke dasar tubuh kantung semar. Tubuh serangga yang banyak
nitrogen akan larut di dasar kantong dan diserap oleh tumbuhan tersebut.
Serangga yang terperangkap dalam kantong semar tidak dapat terbang keluar
karena tutupnya secara otomatis akan mengatup. Tumbuhan pemangsa serangga
lainnya, yaitu tumbuhan venus.
3. Kaktus
Tumbuhan kaktus biasa tumbuh di daerah padang pasir yang
panas dan kering. Di padang pasir, dalam sehari bisa turun hujan dalam jumlah
yang banyak sekali namun kemudian diikuti dengan musim kering yang panjang.
Ketika hujan turun, kaktus menyerap air sebanyak mungkin. Adapun ciri khusus
yang di miliki kaktus adalah: 1. Akar tunggang yang tumbuh lurus masuk jauh ke
dalam tanah/pasir dan akar-akar serabut yang banyak tumbuh yang menyebar
menyamping berfungsi menyerap air sebanyak-banyaknya 2. Batang yang gemuk,
berfungsi sebagai tempat menyimpan air. Batang kaktus dilindungi oleh kulit yang
tebal sehingga mencegah kehilangan air karena penguapan. 3. Tanaman kaktus
tidak berdaun, tetapi banyak duri di tubuhnya, sehingga penguapan air sedikit,
sehingga tanaman ini mampu menyimpan air untuk jangka waktu lama. Duri kaktus
juga berfungsi melindungi dari hewan-hewan yang ingin merusak tanaman.
4. Bunga Rafflesia
Bunga Rafflesia tidak memiliki klorofil. Tumbuhan ini hidup
sebagai parasit pada akar tumbuhan lain. Rafflesia adalah bunga terbesar di
dunia. Garis tengahnya sekitar satu meter. Bunga ini mengeluarkan bau seperti
bau busuk bangkai. Rafflesia berkembang biak melalui penyerbukan yang dibantu
oleh serangga (lalat). Sehingga untuk menarik lalat agar datang, bunga ini
mengeluarkan bau busuk.
MATERI 2
PERKEMBANGBIAKAN MAKHLUK HIDUP
A. Pertumbuhan dan Perkembangan Hewan
Pertumbuhan dan perkembangan hewan dimulai sejak
terbentuknya zigot. Satu sel zigot akan tumbuh dan berkembang hingga terbentuk
embrio. Embrio akan berdiferensi sehingga terbentuk berbagai macam jaringan dan
organ. Organ-organ akan menyatu dan bergabung menjadi janin. Janin akan
dilahirkan sebagai bayi. Kemudian, bayi tumbuh dan berkembang menjadi
anak-anak, remaja, dan dewasa.
Pada siklus hidup hewan tertentu, terjadi perubahan bentuk
tubuh dari embrio sampai dewasa. Perubahan bentuk ini disebut metamorfosis.
Metamorfosis dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu metamorfosis sempurna dan
tidak sempurna.
Metamorfosis sempurna dicirikan dengan adanya bentuk tubuh
yang berbeda di setiap fase metamorfosis. Contoh hewan yang mengalami
metamorfosis sempurna adalah kupu-kupu dan katak. Tahapan metamorfosis
kupu-kupu mulai dari telur larva (ulat) pupa (kepompong) imago (dewasa).
Jika diperhatikan ternyata dalam setiap fase metamorfosis
kupu-kupu, terlihat adanya perbedaan bentuk tubuh. Begitu juga dengan katak.
Katak mengalami metamorfosis sempurna mulai dari telur berudu (kecebong) katak
dewasa.
Metamorfosis tidak sempurna ditandai dengan adanya bentuk
tubuh yang sama, tetapi ukurannya berbeda pada salah satu fase metamorfosis.
Contohnya adalah belalang dan kecoa. Belalang mengalami metamorfosis yang
dimulai dari telur nimfa imago (dewasa). Nimfa memiliki bentuk tubuh yang sama
dengan serangga dewasa, tetapi memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil.
Faktor-faktor yang mempengaruhipertumbuhan dan perkembangan
hewan dapat dibagi menjadi dua, yaitu: faktor internal dan eksternal. Faktor
internal meliputi gen dan hormone. Faktor eksternal meliputi air, makanan, dan
cahaya.
1. Gen
Gen merupakan faktor keturunan yang diwariskan dari orang
tua (induk) kepada keturunannya. Gen akan mengendaalikan pola pertumbuhan dan
perkembangan hewan.
2. Hormon
Hormon merupakan senyawa organik yang mengatur pertumbuhan
dan perkembangan hewan adalah hormon somatotrof (hormon pertumbuhan). Bila
hewan kekurangan hormone pertumbuhan, maka pertumbuhan akan terhambat sehingga
badannya kerdil. Bila kelebihan hormon pertumbuhan, maka akan mengalami
pertumbuhan raksasa.
3. Makanan
Makanan sangat diperlukan oleh hewan. Makanan digunakan
sebagai zat pembangun tubuh dan sumber energi.
4. Air
Air merupakan pelarut dan media untuk terjadinya reaksi
metabolisme tubuh. Reaksi metabolisme ini akan menghasilkan energi, membantu
pembentukan sel-sel yang baru, dan memperbaiki sel-sel yang rusak.
5. Cahaya Matahari
Cahaya matahari sangat diperlukan dalam pembentukan vitamin
D. Vitamin itu diperlukan dalam pembentukan tulang.
B. Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan
Setelah terjadinya penyerbukan, inti generatif serbuksari
akan membelah menjadi dua sel sperma (gamet jantan). Satu sperma membuahi sel
telur untuk membentuk zigot. Sperma yang lain menyatu dengan kedua inti sel
yang terdapat di tengah kantung embrio untuk membentuk endosperma. Penyatuan
dua sperma dengan sel-sel yang berbeda dalamkantung embrio disebut pembuahan
ganda. Setelah fertilisasi ganda, bakal biji akan berkembang menjadi biji dan
bakal buah akan berkembang menjadi biji dan bakal buah akan berkembang menjadi
buah.
1. Struktur Biji
Embrio dikelilingi oleh kotiledon dan endosperma yang
merupakan persediaan makanan. Embrio dan persediaan makanannya terbungkus oleh
selaput biji. Bila kita membuka biji kacang (dikotil), terlihat bahwa embrio
melekat pada kotiledon. Di bawah titik pelekatan embrio dan kotiledon, terdapat
sumbu embrionik yang disebut hipokotil. Di bawah hipokotil, terdapat radikula
yang merupakan bakal akar. Bagian sumbu embrionik di atas kotiledon adalah
epikotil. Pada ujungnya terdapat plumula yang merupakan bakal daun.
Pada biji kacang-kacangan, kotiledon berdaging sebelum biji
berkecambah. Namun, kotiledon biji jarak sangat tipis dan mempertahankan
persediaan makanannya di endosperma. Kotiledon ini akan menyerap zat-zat
makanan dari endosperma dan memindahkannya ke embrio ketika biji jarak mulai
berkecambah. Anggota famili rumput-rumputan memiliki kotiledon khusus yang
disebut skutelum. Skutelum akan menyerap zat-zat makanan dari endosperma selama
perkecambahan. Embrio biji rumput-rumputan terbungkus oleh lapisan koleorhiza
dan koleoptil. Koleorhiza melindungi akar dan koleoptil melindungi tunas
embrionik.
2. Perkecambahan Biji
Perkecambahan biji bergantung pada imbibisi. Imbibisi
merupakan penyerapan air oleh biji. Air yang berimbibisi menyebabkan biji
mengembang, memecahkan kulit biji, dan memicu perubahan metabolic
pada embrio yang menyebabkan biji tersebut melanjutkan pertumbuhannya.
Zat-zat makanan dipindahkan dari endosperma atau kotiledon ke bagian embrio
yang sedang tumbuh.
Organ pertama yang muncul dari biji yang berkecambah
dinamakan radikula (bakal akar). Pada tanaman buncis, hipokotil akan tumbuh dan
mendorong epikotil dan kotiledon ke atas permukaan tanah. Selanjutnya plumula
yang terletak di ujung epikotil, akan berkembang menjadi daun pertama. Daun ini
terus tumbuh dan berkembang menjadi hijau dan mulai berfotosintesis. Kotiledon
akan layu dan rontok dari biji karena cadangan makanannya telah dihabiskan oleh
embrio yang berkecambah. Perkecambahan biji yang disebabkan oleh pertumbuhan
hipokotil yang mendorong kotiledon dan epikotil ke atas permukaan tanah ini
disebut tipe perkecambahan epigeal.
3. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan
Perkembangan Tumbuhan
a. Faktor internal
1.) Gen
Ukuran, bentuk, dan kecepatan tumbuh dikendalikan oleh
gen-gen yang terdapat di dalam kromosom. Gen-gen tersebut diariskan dari induk
tumbuhan kepada keturunannya. Gen-gen tersebut akan mengatur pola dan kecepatan
pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.
2.) Hormon
Hormon merupakan senyawa organic yang mengatur pertumbuhan
tumbuhan. Hormon juga dikenal sebagai zat tumbuh. Ada lima hormone tumbuhan,
yaitu auksin, giberalin, sitokinin, asam absisat, dan etilen.
a. Auksin terdapat di embrio biji, meristem apical, dan
daun-daun muda. Berfungsi untuk merangsang pemanjangan batang; pertumbuhan,
diferensiasi, dan percabangan akar; dominansi apical; dan merangsang
pembentukan bunga dan buah. Auksin yang terdapat pada ujung batang (meristem
apikal) dapat menghambat pertumbuhan tunas cabang. Keadaan ini disebut
dominansi apikal. Karena itu, tumbuhan dapat tumbuh lurus dan tinggi.
b. Giberelin terdapat pada meristem apikal akar,
meristem apikal batang, dan daun. Giberelin berperan dalam mempercepat
perkecambahan biji dan tunas; pemanjangan batang; pertumbuhan raksasa;
terbentuknya buah yang besar dan tidak berbiji; dan merangsang perbungaan.
c. Sitokinin dihasilkan pada bagian akar dan diangkut
ke organ lainnya. Sitokinin berperan dalam pertumbuhan akar; merangsang
pembelahan dan pertumbuhan sel; menghambat penuaan; menghambat dominasi apikal;
dan mengatur pembentukan bunga dan buah.
d. Asam absisat terdapat pada daun, batang, akar, dan
buah. Asam absisat berperan dsalam menghambat pertumbuhan ketika keadaan
lingkungan tidak memungkinkan (cekaman lingkungan) dan penutupan stomata selama
kekurangan air.
e. Etilen terdapat pada buah yang matang, batang, daun,
dan bunga yang sudah tua. Etilen berperan dalam pematangan buah dan pengguguran
daun dan bunga.
b. Faktor eksternal
1.) Air dan mineral Tumbuhan memerlukan air dan mineral
untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Air dan mineral diserap dari dalam tanah
oleh akar. Air berfungsi sebagai pelarut dan untuk fotosintesis. Mineral
seperti karbon, nitrogen, fosfat, kalsium, dan magnesium berguna sebagai bahan
pembangun tubuh tumbuhan.
2.) Kelembapan
Kelembapan menunjukkan kandungan air di tanah dan udara.
Bila kelembapan rendah, transpirasi akan meningkat sehingga penyerapan air dan
mineral semakin banyak. Keadaanini dapat memacu laju pertumbuhan dan
perkembangan tumbuhan.
3.) Cahaya
Cahaya matahari sangat diperlukan dalam proses fotosintesis.
Proses ini menghasilkan makanan yang dapat digunakan untuk mendapatkan energi
dan membangun tubuh.
4. Metagenesis
Siklus hidup tumbuhan memperlihatkan suatu pergiliran
keturunan (metagenesis). Pergiliran keturunan meliputi fase gametofit dan
sporofit. Fase gametofit atau fase generatif merupakan tahap menghasilkan gamet
haploid. Fase sporofit atau fase vegetatif merupakan tahap menghasilkan spora.
Gametofit menghasilkan gamet haploid yang menyatu membentuk zigot. Zigot
berkembang menjadi sporofit diploid. Pembelahan sporofit, menghasilkan spora
yang menghasilkan generasi gametofit berikutnya. Tumbuhan lumut dan paku
mengalami pergiliran keturunan. Pada tumbuhan lumut, gametofit merupakan
tahapan dominant dan dapat diamati. Sedangkan pada tumbuhan paku, sporofit
merupakan tahapan dominant dan dapat diamati.
C. Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia
1. Perkembangan Embrio dalam Rahim
Embrio yang menempel pada rahim (uterus) terus tumbuh dan
berkembang sampai terbentuk dua bagian utama sel dan jaringan. Bagian pertama
berupa embrio yang akan menjadi janin, bagian lain akan membentuk membran
ekstraembrio. Membran ekstraembrio ini selanjutnya membentuk amnion dan tali
pusat yang merupakan penghubung antara embrio dengan jaringan induknya.
Fungsi plasenta dan tali pusat adalah untuk mengalirkan
makanan dan oksigen dari induk ke embrio serta mengalirkan sisa-sisa
metabolisme embrio ke peredaran darah induknya. Perkembangan embrio selanjutnya
adalah sebagai berikut.
a. pada umur empat minggu, janin sudah memperlihatkan
pertumbuhan mata dan telinga;
b. pada umur kira-kira 8 minggu, janin sudah mirip dengan
bayi dengan kepala lebih besar, mata, telinga, hidung, jari tangan dan jari
kaki mulai terlihat;
c. pada umur 10 minggu, panjang embrio kira-kira 6 cm,
ukuran kepala masih lebih besar dari badannya;
d. pada umur kira-kira 8 bulan (32 minggu), panjang janin
kurang lebih 40 cm;
e. pada umur kira-kira 9 bulan, bayi mencapai perkembangan
yang sempurna dan panjangnya kira-kira 50 cm serta beratnya + 3 kg. Begitu bayi
siap untuk dilahirkan otot-otot pada rahim berkontraksi secara teratur dan
mendorong bayi keluar dari rahim melalui vagina.
2. Tahapan Perkembangan Manusia Pada masa pubertas,
terjadi pertumbuhan sekunder dan pematangan organ kelamin manusia sehingga
mampu bereproduksi atau manghasilkan keturunan. Pertumbuhan sekunder yang
terjadi pada anak laki-laki dan wanita selama masa pubertas dapat dilihat
sebagai berikut.
MATERI 3
KESEIMBANGAN EKOSISTEM
Kegiatan Manusia yang Mempengaruhi Keseimbangan Alam
(Ekosistem)
Indonesia memiliki kekayaan alam dari daratan dan lautan.
Contoh kekayaan alam dari daratan, misalnya hutan, sawah, ladang, sedangkan
dari perairan misalnya kolam, sungai, daratan, dan lautan. Semua kebutuhan
manusia, hewan, dan tumbuhan berasal dari kekayaan alam tersebut. Oleh karena
itu, tidak ada makhluk hidup yang dapat hidup sendiri. Antara tumbuhan dan
hewan yang hidup di hutan terjadi hubungan saling ketergantungan membentuk
ekosistem. Manusia memanfaatkan hasil hutan, misalnya kayu dan rotan. Apakah
kegiatan manusia tersebut akan mempengaruhi ekosistem? Untuk mengenal
macam-macam ekosistem, coba kamu salin dan lengkapi tabel berikut ini dengan
nama ekosistem, nama tumbuhan, dan nama hewannya.
Ekosistem dapat terganggu keseimbangannya oleh berbagai
kegiatan manusia, seperti penebangan hutan, perburuan, juga penggunaan bahan
kimia yang tidak sesuai aturan. Penebangan hutan dilakukan untuk dimanfaatkan
kayunya. Selain itu, juga untuk membuat ladang, perkebunan, pertambangan,
industri, dan untuk tempat tinggal. Mari kita
1. Penebangan Pohon secara Liar dan Pembakaran Hutan
Perhatikan alat-alat rumah tangga yang ada di rumahmu.
Apakah ada yang berasal dari kayu? Jenis kayu yang banyak digunakan untuk
memenuhi kebutuhan manusia, contohnya meranti, kamper, jati, dan mahoni.
Jenis-jenis kayu tersebut diambil dari hutan. Adanya penebangan hutan secara
liar dapat menimbulkan kerusakan pada tempat hidup tumbuhan dan habitat hewan.
Akibatnya banyak jenis tumbuhan yang menjadi berkurang dan lama-lama menjadi
langka. Hal ini terjadi karena pengambilan secara terus-menerus tetapi tidak
dilakukan penanaman kembali. Tumbuhan yang menjadi langka akibat kerusakan
habitatnya misalnya pohon jati, bunga anggrek, dan bunga rafflesia.
Hutan mempunyai peran yang sangat penting bagi ekosistem.
Didalam hutan hidup berbagai jenis hewan dan tumbuhan. Hutan menyediakan
makanan, tempat tinggal, dan perlindungan bagi hewanhewan tersebut. Jika
pohon-pohon ditebang terus, sumber makanan untuk hewanhewan yang hidup di pohon
tersebut juga akan berkurang atau tidak ada, karena itu banyak hewan yang
kekurangan makanan. Akibatnya banyak hewan yang musnah dan menjadi langka.
Selain menebang pohon, manusia kadang-kadang membuka lahan pertanian dan
perumahan dengan cara membakar hutan. Akibatnya lapisan tanah dapat terbakar,
tanah menjadi kering dan tidak subur. Hewan-hewan tanah tidak dapat hidup,
hewan-hewan besar banyak yang mencari makan ke tempat lain bahkan sampai ke
pemukiman manusia. Hal ini juga dapat merusak keseimbangan ekosistem.
2. Perburuan Hewan secara Terus-Menerus
Apakah fungsi hewan bagi manusia? Banyak kegiatan manusia
yang merusak keseimbangan ekosistem misalnya penangkapan ikan di laut dengan
racun atau peledak. Hal ini dapat menyebabkan rusaknya terumbu karang. Terumbu
karang merupakan tempat hidup ikan-ikan kecil yang merupakan makanan ikan yang
lebih besar. Penangkan ikan dengan kapalkapal pukat harimau dapat menimbulkan
penurunan jumlah ikan di laut. Sebab dengan pukat harimau ikan kecil akan ikut
terjaring.
Penangkapan secara liar pada beberapa hewan, seperti penyu,
cendrawasih, badak, dan harimau dapat menyebabkan hewan-hewan tersebut menjadi
langka. Manusia ada yang berburu hewan hanya untuk bersenang-senang. Juga ada
yang memanfaatkan sebagai bahan makanan, hiasan, atau pakaian. Tahukah kamu
hewan-hewan langka yang lainnya? Perhatikan gambar di bawah ini.
3. Penggunaan Pupuk yang Berlebih
Apa yang dilakukan petani untuk meningkatkan hasil
pertaniannya? Para petani biasanya melakukan beberapa cara agar hasil
pertaniannya tetap baik dan banyak. Cara-cara yang dilakukan oleh para petani
itu, di antaranya dengan pemupukan dan pemberantasan hama. Pupuk tanaman yang
digunakan para petani ada dua macam, yaitu pupuk alami dan pupuk buatan
Pupuk alami adalah pupuk yang dibuat dari bahan-bahan alami,
misalnya dari kotoran hewan atau dari daun-daunan yang telah membusuk. Pupuk
alami dikenal dengan sebutan pupuk kandang atau pupuk kompos. Pupuk buatan
adalah pupuk yang dibuat dari bahan kimia. Contoh pupuk buatan adalah urea,
NPK, dan ZA. Tahukah kamu, bagaimana cara penggunaan pupuk tersebut? Penggunaan
pupuk buatan harus sesuai dengan aturan pemakaian karena dapat mempengaruhi
ekosistem. Pupuk buatan yang berlebihan jika kena air hujan akan larut dan
terbawa air ke sungai atau danau. Akibatnya di tempat tersebut terjadi
penumpukan unsur hara sehingga gulma tumbuh subur. Eceng gondok tumbuh dengan
subur sampai menutupi permukaan sungai atau danau. Makhluk hidup dalam sungai
atau danau tersebut akan berkurang karena sinar matahari yang dibutuhkan tidak
sampai ke dasar sungai atau danau.
Untuk memberantas hama, para petani menggunakan pestisida
atau insektisida. Contoh penggunaan insektisida yang merusak ekosistem adalah
penggunaannya tidak tepat waktu, jumlahnya berlebihan, dan jenis insektisidanya
tidak sesuai. Penggunaan insektisida dan pestisida ini harus sesuai dengan
ketentuan agar tidak membunuh makhluk hidup yang lain, seperti burung atau
hewan lainnya yang tidak merusak tanaman. Apakah menurutmu bahan pemberantas
hama dapat menempel pada sayuran dan buah-buahan? Berbahayakah itu? Bagaimana
caranya agar tidak termakan oleh kita?
Apakah yang terjadi jika petani tidak melakukan penyemprotan
insektisida pada tanaman? Banyak sekali hama tanaman yang mengganggu
pertumbuhan tanaman tersebut seperti lalat, jamur, belalang, bakteri, dan yang
lainnya.
Pemanfaatan Hewan oleh Manusia
Manusia banyak memanfaatkan hewan untuk memenuhi kebutuhan
hidupnya. Coba perhatikan alat-alat keperluan sehari-hari atau hiasanhiasan,
adakah yang bahannya berasal dari hewan? Apakah hewan-hewan yang digunakannya
berasal dari hewan langka. Perburuan liar dilakukan oleh orang-orang yang tidak
bertanggung jawab karena sengaja membunuh hewan-hewan tersebut untuk
memanfaatkan bagian-bagian tubuhnya. Misalnya, perburuan gajah untuk diambil
gadingnya atau macan tutul untuk diambil kulitnya.
Gading gajah digunakan untuk hiasan. Buaya dan ular juga
diburu untuk diambil kulitnya sebagai bahan tas atau sepatu, sedangkan badak
Jawa diburu untuk diambil culanya karena dianggap berkhasiat menyembuhkan
penyakit. Hewan itu semuanya termasuk hewan langka. Jadi, jika terus-menerus
diburu, lama-kelamaan hewan ini akan musnah. Oleh karena itu, penggunaan
bagianbagian tubuh hewan-hewan langka tersebut dilarang keras oleh pemerintah.
Bagaimana cara melestarikan hewan-hewan langka ini? Usaha-usaha yang harus kita
lakukan untuk melestarikan hewan-hewan langka tersebut, di antaranya sebagai
berikut: 1. Tidak boleh berburu hewan sembarangan; 2. Hewan-hewan langka harus
dilindungi dari perburuan liar; 3. Hewan langka dibudidayakan; 4. Untuk
mengurangi perburuan gajah, dibuat gading tiruan.
Pemanfaatan Tumbuhan oleh Manusia
Selain memanfaatkan hewan, manusia juga banyak memanfaatkan
tumbuhan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Tumbuhan apa saja yang sering
dimanfaatkan manusia? Bagian tumbuhan di hutan yang banyak digunakan manusia
adalah kayunya. Kayu jati digunakan untuk bangunan rumah, kursi, tempat tidur,
dan lemari. Kayu meranti, kamper, dan mahoni umumnya digunakan untuk bangunan
rumah atau gedung.
Langganan:
Postingan (Atom)


















