KESEIMBANGAN EKOSISTEM
Kegiatan Manusia yang Mempengaruhi Keseimbangan Alam
(Ekosistem)
Indonesia memiliki kekayaan alam dari daratan dan lautan.
Contoh kekayaan alam dari daratan, misalnya hutan, sawah, ladang, sedangkan
dari perairan misalnya kolam, sungai, daratan, dan lautan. Semua kebutuhan
manusia, hewan, dan tumbuhan berasal dari kekayaan alam tersebut. Oleh karena
itu, tidak ada makhluk hidup yang dapat hidup sendiri. Antara tumbuhan dan
hewan yang hidup di hutan terjadi hubungan saling ketergantungan membentuk
ekosistem. Manusia memanfaatkan hasil hutan, misalnya kayu dan rotan. Apakah
kegiatan manusia tersebut akan mempengaruhi ekosistem? Untuk mengenal
macam-macam ekosistem, coba kamu salin dan lengkapi tabel berikut ini dengan
nama ekosistem, nama tumbuhan, dan nama hewannya.
Ekosistem dapat terganggu keseimbangannya oleh berbagai
kegiatan manusia, seperti penebangan hutan, perburuan, juga penggunaan bahan
kimia yang tidak sesuai aturan. Penebangan hutan dilakukan untuk dimanfaatkan
kayunya. Selain itu, juga untuk membuat ladang, perkebunan, pertambangan,
industri, dan untuk tempat tinggal. Mari kita
1. Penebangan Pohon secara Liar dan Pembakaran Hutan
Perhatikan alat-alat rumah tangga yang ada di rumahmu.
Apakah ada yang berasal dari kayu? Jenis kayu yang banyak digunakan untuk
memenuhi kebutuhan manusia, contohnya meranti, kamper, jati, dan mahoni.
Jenis-jenis kayu tersebut diambil dari hutan. Adanya penebangan hutan secara
liar dapat menimbulkan kerusakan pada tempat hidup tumbuhan dan habitat hewan.
Akibatnya banyak jenis tumbuhan yang menjadi berkurang dan lama-lama menjadi
langka. Hal ini terjadi karena pengambilan secara terus-menerus tetapi tidak
dilakukan penanaman kembali. Tumbuhan yang menjadi langka akibat kerusakan
habitatnya misalnya pohon jati, bunga anggrek, dan bunga rafflesia.
Hutan mempunyai peran yang sangat penting bagi ekosistem.
Didalam hutan hidup berbagai jenis hewan dan tumbuhan. Hutan menyediakan
makanan, tempat tinggal, dan perlindungan bagi hewanhewan tersebut. Jika
pohon-pohon ditebang terus, sumber makanan untuk hewanhewan yang hidup di pohon
tersebut juga akan berkurang atau tidak ada, karena itu banyak hewan yang
kekurangan makanan. Akibatnya banyak hewan yang musnah dan menjadi langka.
Selain menebang pohon, manusia kadang-kadang membuka lahan pertanian dan
perumahan dengan cara membakar hutan. Akibatnya lapisan tanah dapat terbakar,
tanah menjadi kering dan tidak subur. Hewan-hewan tanah tidak dapat hidup,
hewan-hewan besar banyak yang mencari makan ke tempat lain bahkan sampai ke
pemukiman manusia. Hal ini juga dapat merusak keseimbangan ekosistem.
2. Perburuan Hewan secara Terus-Menerus
Apakah fungsi hewan bagi manusia? Banyak kegiatan manusia
yang merusak keseimbangan ekosistem misalnya penangkapan ikan di laut dengan
racun atau peledak. Hal ini dapat menyebabkan rusaknya terumbu karang. Terumbu
karang merupakan tempat hidup ikan-ikan kecil yang merupakan makanan ikan yang
lebih besar. Penangkan ikan dengan kapalkapal pukat harimau dapat menimbulkan
penurunan jumlah ikan di laut. Sebab dengan pukat harimau ikan kecil akan ikut
terjaring.
Penangkapan secara liar pada beberapa hewan, seperti penyu,
cendrawasih, badak, dan harimau dapat menyebabkan hewan-hewan tersebut menjadi
langka. Manusia ada yang berburu hewan hanya untuk bersenang-senang. Juga ada
yang memanfaatkan sebagai bahan makanan, hiasan, atau pakaian. Tahukah kamu
hewan-hewan langka yang lainnya? Perhatikan gambar di bawah ini.
3. Penggunaan Pupuk yang Berlebih
Apa yang dilakukan petani untuk meningkatkan hasil
pertaniannya? Para petani biasanya melakukan beberapa cara agar hasil
pertaniannya tetap baik dan banyak. Cara-cara yang dilakukan oleh para petani
itu, di antaranya dengan pemupukan dan pemberantasan hama. Pupuk tanaman yang
digunakan para petani ada dua macam, yaitu pupuk alami dan pupuk buatan
Pupuk alami adalah pupuk yang dibuat dari bahan-bahan alami,
misalnya dari kotoran hewan atau dari daun-daunan yang telah membusuk. Pupuk
alami dikenal dengan sebutan pupuk kandang atau pupuk kompos. Pupuk buatan
adalah pupuk yang dibuat dari bahan kimia. Contoh pupuk buatan adalah urea,
NPK, dan ZA. Tahukah kamu, bagaimana cara penggunaan pupuk tersebut? Penggunaan
pupuk buatan harus sesuai dengan aturan pemakaian karena dapat mempengaruhi
ekosistem. Pupuk buatan yang berlebihan jika kena air hujan akan larut dan
terbawa air ke sungai atau danau. Akibatnya di tempat tersebut terjadi
penumpukan unsur hara sehingga gulma tumbuh subur. Eceng gondok tumbuh dengan
subur sampai menutupi permukaan sungai atau danau. Makhluk hidup dalam sungai
atau danau tersebut akan berkurang karena sinar matahari yang dibutuhkan tidak
sampai ke dasar sungai atau danau.
Untuk memberantas hama, para petani menggunakan pestisida
atau insektisida. Contoh penggunaan insektisida yang merusak ekosistem adalah
penggunaannya tidak tepat waktu, jumlahnya berlebihan, dan jenis insektisidanya
tidak sesuai. Penggunaan insektisida dan pestisida ini harus sesuai dengan
ketentuan agar tidak membunuh makhluk hidup yang lain, seperti burung atau
hewan lainnya yang tidak merusak tanaman. Apakah menurutmu bahan pemberantas
hama dapat menempel pada sayuran dan buah-buahan? Berbahayakah itu? Bagaimana
caranya agar tidak termakan oleh kita?
Apakah yang terjadi jika petani tidak melakukan penyemprotan
insektisida pada tanaman? Banyak sekali hama tanaman yang mengganggu
pertumbuhan tanaman tersebut seperti lalat, jamur, belalang, bakteri, dan yang
lainnya.
Pemanfaatan Hewan oleh Manusia
Manusia banyak memanfaatkan hewan untuk memenuhi kebutuhan
hidupnya. Coba perhatikan alat-alat keperluan sehari-hari atau hiasanhiasan,
adakah yang bahannya berasal dari hewan? Apakah hewan-hewan yang digunakannya
berasal dari hewan langka. Perburuan liar dilakukan oleh orang-orang yang tidak
bertanggung jawab karena sengaja membunuh hewan-hewan tersebut untuk
memanfaatkan bagian-bagian tubuhnya. Misalnya, perburuan gajah untuk diambil
gadingnya atau macan tutul untuk diambil kulitnya.
Gading gajah digunakan untuk hiasan. Buaya dan ular juga
diburu untuk diambil kulitnya sebagai bahan tas atau sepatu, sedangkan badak
Jawa diburu untuk diambil culanya karena dianggap berkhasiat menyembuhkan
penyakit. Hewan itu semuanya termasuk hewan langka. Jadi, jika terus-menerus
diburu, lama-kelamaan hewan ini akan musnah. Oleh karena itu, penggunaan
bagianbagian tubuh hewan-hewan langka tersebut dilarang keras oleh pemerintah.
Bagaimana cara melestarikan hewan-hewan langka ini? Usaha-usaha yang harus kita
lakukan untuk melestarikan hewan-hewan langka tersebut, di antaranya sebagai
berikut: 1. Tidak boleh berburu hewan sembarangan; 2. Hewan-hewan langka harus
dilindungi dari perburuan liar; 3. Hewan langka dibudidayakan; 4. Untuk
mengurangi perburuan gajah, dibuat gading tiruan.
Pemanfaatan Tumbuhan oleh Manusia
Selain memanfaatkan hewan, manusia juga banyak memanfaatkan
tumbuhan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Tumbuhan apa saja yang sering
dimanfaatkan manusia? Bagian tumbuhan di hutan yang banyak digunakan manusia
adalah kayunya. Kayu jati digunakan untuk bangunan rumah, kursi, tempat tidur,
dan lemari. Kayu meranti, kamper, dan mahoni umumnya digunakan untuk bangunan
rumah atau gedung.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar